Lereng adalah suatu bidang di permukaan tanah yang menghubungkan permukaan tanah yang lebih tinggi dengan permukaan tanah yang lebih rendah. Lereng dapat terbentuk secara alami dan dapat juga dibuat oleh manusia. Ada tiga jenis lereng yaitu: 1. Lereng alam, yaitu lereng yang terbentuk karena proses-proses alam, misalnya lereng suatu bukit. 2. Lereng yang dibuat dengan tanah asli, misalnya apabila tanah dipotong untuk pembuatan jalan atau saluran air untuk keperluan irigasi. 3. Lereng yang dibuat dari tanah yang dipadatkan, sebagai tanggul untuk jalan atau bendungan tanah. Frame Beam and Hydroseeding Slope Protection adalah perkuatan proteksi permukaan lereng dengan menggunakan frame yang terbuat dari beton yang di susun rapi dengan kombinasi perkuatan dengan tanaman hyroseeding. Perkuatan proteksi lereng ini biasa di gunakan pada proyek jalan akses, bendungan, serta lokasi-lokasi yang memiliki kontur yang cukup curam. Pada proyek Pembangunan Bendungan Jenelata, proteksi lereng terdiri dari 3 lokasi utama : 1. Proteksi lereng pada jalan akses 2. Proteksi lereng area maindam 3. Proteksi lereng area Upstream plinth Selain Frame beam and Hydroseeding, proteksi perkuatan lereng dan tebing biasanya juga mengunakan metode Shotcrete, merupakan metode yang sering digunakan sebagai penanganan erosi melalui pemanfaatan beton pada konstruksi tebing dan lereng. Sistem yang digunakan adalah sistem spray atau semprot mortar menggunakan alat nozlle atau alat semprot. Menggunakan semprotan penuh tekanan, beton disemprot melalui selang. Metode shotcrete adalah salah satu metode perkuatan lereng yang paling efisien. Dalam pekerjaan proteksi lereng menggunakan frame beam and Hydroseeding,
dimana pekerjaan ini kemudian kami ganti menggunakan metode proteksi shotcrete.
Diharapkan dengan menggunakan metode ini dapat menghasilkan kualitas pekerjaan yang sama, mempermudah metode kerja sehingga mempercepat schedule pekerjaan,serta dapat menekan biaya akibat perubahan volume pekerjaan dan uraian item pekerjaan. Agar mempermudah metode kerja dilapangan dan mempercepat schedule pekerjaan, serta penekanan biaya, maka dilakukan pekerjaan proteksi lereng menggunakan metode Shotcrete. Dengan begitu, melalui analisa ini dapat mengetahui metode dan schedule pekerjaan, sehingga dapat mengetahui pengaruhnya terhadap efisiensi biaya.
- Teacher: 013B NOEVRI MICHAELS YOENOES
- Enrolled students: No students enrolled in this course yet